Pengalaman Nonton The Raid: Redemption

2 Comments

“Can I have one ticket for the Raid please?” pintaku pada cewe bule penjaga loket di TTP.

“Sorry, the Riot?” tanyanya kebingungan sambil menatap layar komputer.

Haahh? Apa bahasa Inggrisku kurang pas ya? Kok dia salah tangkap kata-kataku?

“No, It’s the Raid,” celutuk teman sebelahnya.

More

Ayah kenapa kita harus puasa?

Leave a comment

“Ayah kenapa kita harus puasa?” tanya anak laki-lakiku yang berumur 8 tahun ketika kami baru saja menyelesaikan makan sahur pada hari pertama puasa ini.

Aku terhenyak sedikit dengan pertanyaan tersebut lalu mencoba menjawab dengan jawaban yang menyangkut aqidah.

“Karena Allah sudah menyuruh kita puasa, ya harus kita turuti,” jawabku lagi.

Kelihatan mukanya masih belum puas.

Lalu aku melanjutkan, “Samalah dengan perintah untuk sholat. Kalau disuruh sholat sama Allah, ya tidak boleh protes. Langsung aja dikerjakan. Kitakan adalah hamba Allah, jadi harus rela kalau disuruh-suruh.”

More

Pahitnya Jus Paria

Leave a comment

Entah apa yang salah dengan perutku kemarin.

Biasanya kalau pagi hari aku makan roti “whole grain” yang sepenuhnya terbuat dari gandum. Kemarin itu setelah satu jam aku lanjutkan makan pisang sekedar untuk selingan pagi. Bosan duduk, satu jam kemudian aku pergi ke kantin kantor dan melihat gerai pembuat jus sayur dan buah lagi sepi.

“Minum jus sayur dulu ah, biar imbang makananku,” kataku dalam hati.

“Bang, tolong buatkan jus sayur campuran paria (pare – sayur yang pahit itu), timun, seleri, sama tomato. Tak mau gula ya,” pintaku.

“Gula tak mau! Bungkus atau minum,” tanya si penjual.

More

HTC di Restoran Kandar?

Leave a comment

Seperti biasa setelah kursus musik di minggu sore, anak-anakku ingin makan ayam Tandori di sebuah restoran Kandar di depan tempat kursus. Mereka suka sekali dengan ayam Tandori yang disertai dengan roti Nan. Rasanya lebih berbumbu (spicy) daripada makan di KFC atau Mc’Donalds.

Namun pada hari itu ada sesuatu yang baru di restoran itu. Ketika seorang pelayan restoran Kandar menanyakan menu apa yang kami mau pesan hari ini, aku sempat melirik ke tangannya. Wah, ternyata dia menggunakan HTC untuk menerima pesanan. Kalau dulunya pakai kertas dan sebuah pulpen, sekarang pakai layar sentuh di HTC tersebut.

“Wah…sudah canggih sekarang ini,” komentarku dengan takjub.

More

Pengalaman Sholat Jum’at di Adelaide Uni.

Leave a comment

Sudah beberapa minggu ini, saya sholat Jum’at di surau Adelaide Uni. Soalnya itu yang paling dekat dan dapat ditempuh dengan jalan kaki. 15 menit pergi, 15 menit pulang.

Saya lihat yang memberikan khutbah Jum’at masih muda-muda dan isinya menarik. Tidak membosankan. Seorang brother dari Pakistan (agaknya) yang sering membawakan khutbah Jum’at disitu, mengangkat topik betapa pentingnya sholat di sisi seorang Muslim. Dia menyitir sebuah hadist yang berbunyi bahwa yang membedakan seseorang itu masih Islam atau tidak adalah berdasarkan sholatnya. Tidak sholat berarti kafir.
More

Nabila dan Sayurnya

Leave a comment

Pada suatu sore, saya melihat anak saya, Nabila, sedang makan nasi. Saya melihat piringnya hanya berisikan nasi putih dengan dua tempe goreng.

“Kok nggak ada sayur?” aku menegurnya.

“Oh, sayur sedang dimasak bunda,” jawabnya dengan cepat dan lugas.

Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. Memang betul kata dia. Tak lama kemudian, bunda Nabila menghidangkan sayaur yang masih panas di atas meja makan.

More

Diet Tanpa Lapar atau Olah Raga

2 Comments

Mau cerita bagaimana proses pengurusan badanku yang berhasil dengan gilang-gemilang. Bukan apa-apa, aku melihat ada kawan-kawan kita yang agak subur badannya. Padahal badan yang terlalu gemuk pun menjadi sarang segala penyakit. Tambahan lagi, penampilan jadi tidak ganteng atau cantik lagi. Bukannya mereka tidak mengerti dengan resiko-resiko tersebut. Masalahnya untuk menguruskan badan bukan hal yang mudah. Yang paling utama ia memerlukan tekad atau motifasi yang kuat. Kemudian baru diikuti dengan cara pengurusan yang benar.

More

Older Entries